5 Cara Mengobati Luka Pada Kucing dan Perawatan Agar Cepat Sembuh

Cara Mengobati Luka Pada Kucing ~ Kucing yang dibiarkan bermain di halaman akan berisiko mengalami cedera. Oleh karena itu, Anda harus mencari tahu cara mengobati luka kucing berikut ini.

Hewan peliharaan, termasuk kucing, adalah hewan peliharaan yang sebenarnya bisa bebas bergerak kemana saja yang mereka inginkan, kecuali jika Anda hanya memasukkannya ke dalam kandang.

Saat dia bermain di luar rumah, Anda tidak bisa mengontrolnya di mana pun. Terkadang ia bermain di tempat yang mungkin memiliki banyak benda tajam, seperti gudang yang penuh dengan barang bekas.

Ini bisa berbahaya bagi kucing jika Anda tidak hati-hati, karena barang-barang bekas ini dapat menyebabkan luka pada tubuh kucing saat ia menjelajah.

Belum lagi jika ia bertemu dengan kawanan kucing yang memang mendominasi kawasan tersebut. Dia bisa saja dicakar oleh kucing lain saat berkelahi.

Nah, luka garukan atau gigitan yang kering ini merupakan sumber bakteri yang bisa menyebabkan infeksi pada tubuh kucing.

Oleh karena itu, Anda harus memberikan pertolongan pertama pada kucing kesayangan Anda. Berikut cara mengobati luka pada kucing yang bisa Anda berikan kepada mereka.

Cara Mengobati Luka Pada Kucing

Cara Mengobati Luka Pada Kucing

Dalam kondisi parah, kucing harus segera mendapatkan pertolongan pertama dari Anda. Jika tidak, bisa berakibat fatal baginya.

Bantuan terbaik tentunya dari dokter hewan, namun jika hal ini tidak memungkinkan, maka harus dilakukan sesuatu oleh pemilik atau siapa saja yang berada di dekat kucing kesayangan Anda.

Lihat Juga :  7 Alternatif Pengganti Susu untuk Anak Kucing Baru Lahir Yang Aman

1. Periksa Luka Pada Kucing

Pertama Anda cek luka di tubuh kucing kesayangan Anda. Anda bisa melakukannya dengan meraba tubuh kucing secara menyeluruh. Jika ada goresan atau pendarahan, tahan dulu dengan kain agar darah tidak memercik.

2. Bersihkan Luka

Setelah itu, Anda bergegas membersihkan luka kucing dengan larutan air garam dengan air dingin. Hal ini untuk mencegah infeksi pada luka kucing. Lakukan secara rutin, minimal dua kali sehari.

3. Memilih Cairan Pembersih Luka

Cairan pembersih luka untuk mengobatinya juga cukup penting. Salah satu pembersih luka yang paling mudah ditemukan adalah saline.

Dengan menyiram garam dengan kapas, Anda dapat menghilangkan bakteri dan kotoran yang tersisa.

Saline adalah cairan dengan pH yang sama dengan jaringan tubuh, sehingga dapat meminimalkan kerusakan jaringan di tubuh kucing.

Selain menggunakan garam, Anda juga bisa membersihkan luka dengan pembersih alami dari air garam yang memiliki sifat disinfektan.

Anda bisa menyeduh air garam dengan air hangat dan sesendok garam, lalu Anda bisa mulai membersihkan luka di tubuh kucing secara perlahan.

4. Cek Apakah Harus Menutup Luka Atau Tidak?

Anda perlu ingat bahwa sebagian besar luka sembuh dengan cepat jika dibiarkan terbuka. Jadi Anda tidak perlu menutupi luka dengan kain kasa atau plester.

Hal ini terkadang dapat menyebabkan kelembapan pada luka sehingga luka pada kucing tidak mengering.

Lihat Juga :  Raisa Dijuluki Lady Pink Oleh Army Internasional BTS Karena Tampil Memukau

Namun, jika kucing sering menjilat lukanya, Anda bisa mencegahnya dengan membalutnya dengan kain kasa. Ini mencegah infeksi karena beberapa bakteri dapat hidup di lidah.

5. Perhatikan Kucing Anda

Jika Anda memperhatikan bahwa kucing Anda perlahan-lahan semakin lemah, Anda dapat segera membawanya ke dokter hewan. Dikhawatirkan kucing akan lemas karena lukanya terlalu dalam atau sudah terinfeksi.

Mengatasi Luka Lebih Serius!

Cara Mengobati Luka Pada Kucing dan Perawatannya

Setiap luka yang disebabkan oleh tusukan atau benda tajam lainnya harus benar-benar dirawat oleh dokter hewan.

Apalagi jika luka meninggalkan luka yang cukup dalam, luka ini bisa menutup dan menjebak kotoran dan bakteri di dalamnya.

Anda harus meminta dokter hewan untuk memvaksinasi hewan peliharaan Anda untuk rabies jika ada luka akibat gigitan hewan lain.

Cedera yang lebih serius dapat menyebabkan pembentukan abses, atau kantong berisi nanah di lokasi luka.

Abses ini bisa sangat menyakitkan bagi tubuh kucing dan juga bisa menyebabkan kelesuan dan demam.

Anda harus memperhatikan tanda-tanda lain, seperti kaki lemas atau nyeri pada luka, yang bisa jadi merupakan tanda bahwa Anda memerlukan bantuan dokter hewan.

Baca Juga :

Ya, penting bagi Anda untuk mengetahui Cara Mengobati Luka Pada Kucing dan Perawatan Agar Cepat Sembuh. Dengan informasi diatas mungkin bisa membantu Anda sebagai pecinta kucing pemula. Semoga bermanfaat!!

Lihat Juga :  Link Video viral Pemersatu Bangsa Bokeh Museum Terbaru 2022