Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir Agar Tidak Mati Hingga Dewasa

Cara Merawat Anak Kucing: Para kucing lovers tentunya sudah mengetahui cara merawat seekor kucing yang telah dewasa. Tetapi bagaimana bila tiba-tiba seekor kucing betina mulai melahirkan anak.

Sayangnya, kemungkinan anak kucing ditelantarkan oleh induknya bisa terjadi kapan saja.

Lain halnya jika Anda menemukan anak kucing di tempat umum tanpa induknya, insting pecinta kucing akan kesulitan untuk merawatnya.

Cara merawat kucing yang baru lahir memang membutuhkan keahlian khusus. Tidak sulit memang, tapi butuh ketelitian seperti merawat bayi yang baru lahir.

Merawat seekor anak kucing yang baru saja lahir penting dikarenakan ini menjadi faktor kesehatan, hingga hidup matinya anak kucing yang tidak dirawat oleh induknya.

Berbeda dengan merawat bayi manusia, merawat anak kucing lebih cepat, hanya butuh waktu beberapa bulan untuk bisa berlari kesana kemari.

Cara merawat kucing yang baru lahir, termasuk nutrisi, kehangatan, dan perhatian yang khusus harus diberi pada anak kucing.

Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan cara aman merawat kucing baru lahir tanpa induk.

Cara Merawat Anak Kucing Yang Baru Lahir

Cara Merawat Anak Kucing

1. Mencari Induk Sambung untuk Kucing

Cara merawat anak kucing yang baru lahir pertama adalah dengan memastikan apakah anak kucing tersebut benar-benar ditinggal atau tidak.

Jika tidak ada, Anda bisa mencari tahu apakah ada induk kucing yang mau merawat anak-anaknya. Namun, tidak semua induk kucing mau menerima anak kucing.

Lihat Juga :  Pahala Memelihara Kucing di Dalam Agama Islam Yang Belum Diketahui

Sadarilah selalu bahwa ketika anak kucing sedang membiasakan diri dengan kucing dewasa, ada kemungkinan anak kucing tersebut akan dimakan jika ditolak oleh kucing dewasa.

Jika Anda tidak dapat menemukan induk kucing angkat, Anda dapat mencoba merawat sendiri anak kucing yang baru lahir.

2. Memberi Susu Secara Teratur

Cara merawat anak kucing yang baru lahir selanjutnya adalah dengan memberikan susu formula pada kucing setiap dua jam sekali.

Langkah ini sebaiknya dilakukan jika bayi kucing yang Anda rawat berumur kurang dari seminggu.

Pada usia 2 minggu, Anda dapat memberikan susu anak kucing Anda setiap 4 jam.

Saat memberi makan kucing Anda, pastikan perut kucing turun untuk memastikan bahwa susu masuk ke perutnya dan bukan ke paru-parunya.

Setelah usia 4 hingga 5 minggu, Anda dapat mengganti susu formula kucing dengan makanan kucing basah, karena kucing sudah dapat memakan makanan tersebut pada saat ini.

3. Menjaga Kucing Tetap Hangat

Saat Anda menemukan anak kucing tanpa induk, segera lindungi anak kucing dari hawa dingin.

Alasannya adalah karena anak kucing tidak dapat menghasilkan panas tubuh yang cukup untuk menghangatkan tubuhnya.

Cara merawat bayi kucing tanpa induk adalah dengan menjaga agar kucing tetap hangat dengan cara menyimpannya di dalam kotak atau wadah dengan selimut yang lembut, seperti selimut bayi.

Jika dirasa kurang hangat, Anda bisa meletakkan botol berisi air hangat agar kucing tetap hangat.

Lihat Juga :  Madu Untuk Kucing Agar Tumbuh Sehat dan 8 Khasiat serta Penggunaan

Pastikan suhu tubuh kucing antara 31 dan 33 derajat Celcius hingga mencapai usia sekitar 5 minggu.

4. Perhatikan kebersihan tubuh kucing

Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir

Anak kucing menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur. Hal ini membuat area mata mereka sering tertutup oleh cairan mata.

Saat anak kucing bangun tidur, Anda bisa membersihkan kotoran mata menggunakan kapas yang dibasahi air hangat.

5. Berikan Stimulasi Pada Kucing Agar Bisa Buang Air Besar

Kucing yang baru lahir tidak bisa buang air besar sendiri.

Karena itu, Anda harus memberi mereka rangsangan agar kotoran bisa keluar dari tubuh mereka.

Cara merangsang anak kucing sangat mudah, gosok perut dan anus kucing dengan lembut menggunakan bola kapas atau tisu yang dibasahi air hangat.

6. Melatih Gerakan Kucing

Saat anak kucing Anda berusia 3 minggu, Anda bisa melatih otot dan saraf anak kucing Anda agar lebih lincah.

Caranya adalah dengan memberi mereka mainan seperti bola atau tali agar mereka mau bermain sambil melatih otot geraknya.

7. Praktek Membuang Kotoran Kucing

Pada usia 4 minggu, Anda dapat mengajari anak kucing Anda cara membuang kotoran di kotak pasir.

Setelah makan, letakkan kucing di kotak pasir yang berisi kotoran kucing.

Ambil kaki anak kucing dan ajari mereka untuk menggaruk sambil menutupi kotorannya.

Ini sudah ada dalam naluri kucing, jadi kucing bisa mempelajarinya dengan cepat.

Lihat Juga :  7 Alternatif Pengganti Susu untuk Anak Kucing Baru Lahir Yang Aman

9. Pemberian Vaksin Kucing

Bayi kucing tanpa induk sangat rentan terhadap penyakit mematikan.

Oleh karena itu, agar mereka dapat tumbuh dengan sehat, jangan lupa untuk memberikan vaksin kucing kepada anak kucing.

8. Berikan Cinta dan Perhatian pada Kucing

Sama seperti manusia, kucing juga membutuhkan cinta agar dapat hidup dengan baik.

Jangan lupa untuk selalu membelai kucing kesayangan Anda dan memperhatikan kucing Anda setiap hari.

Selain bisa menyehatkannya, hal ini juga bisa membuat kucing semakin setia dan sayang kepada Anda.

Cari Tau Juga:

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan singkat kami yang berjudul Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir Agar Tidak Mati Hingga Dewasa. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.